Artikel Exness
![]() |
** Untuk membaca seluruh isi artikel silahkan Klik judul artikelnya **
Dalam dunia fashion, sudah jadi sesuatu yang wajar bila fashion yang menjadi tren puluhan tahun yang lalu kembali booming tahun ini. Dunia fashion seolah hanya berputar. Apa yang telah lama hilang dari peredaran selama bertahun-tahun, kini kembali muncul dan menjadi tren.
Begitu pula dengan market forex, bila kita cermati pergerakan chart baik-baik, setiap kejadian pasti selalu terulang. Dalam jangka waktu tertentu pasti ada trend yang terulang. Bahkan dalam pergerakan harga setiap harinya. Perulangan trend ini seringkali tidak disadari oleh trader. Padahal perulangan trend atau siklus harga itu selalu ada dan tidak pernah berakhir sampai market itu sendiri yang akan memutuskannya sendiri.
Perulangan tren sudah menjadi suatu yang wajar terjadi sejak pertama kali forex itu ada. Tak heran jika kemudian muncul istilah history repeats dalam permainan forex. Karena memang setiap kejadian dalam market forex selalu berulang. Selain perulangan trend dalam periode waktu yang besar, harga pun selalu mengalami perulangan. Kita amati saja dalam pergerakan market setiap hari. Jika harga sudah naik terlalu tinggi, ada saatnya akan mengalami penurunan. Begitu pula sebaliknya saat harga sudah berada di poin terendah, sudah saatnya harga kembali naik.
Follow the trend
Perulangan harga sudah pasti terjadi dalam market forex setiap harinya. Sangat tidak mungkin jika harga suatu mata uang akan terus naik hingga ratusan poin atau sebaliknya turun hingga ratusan poin. Kemungkinan pergerakan harga harian mata uang rata-rata (daily ring) mencapai 150-250 poin (GBP, EURO, AUD). Sangat jarang kemungkinan harga bergerak melebihi ring tersebut, kecuali disebabkan kejadian langka seperti kasus kredit macet tahun 1998.
Hal terpenting yang perlu ditekankan pada setiap trader hanyalah mengikuti tren yang ada. Jika tren harga sedang naik, trader hanya perlu mengikuti dengan open posisi buy. Begitu sebaliknya, saat tren harga sedang turun sebaiknya trader open posisi sell. Dengan mengikuti tren yang ada akan selalu memberikan dampak positif pada transaksi. Karena harga akan bergerak ke arah yang diinginkan.
Seorang trader tidak dianjurkan untuk mengambil posisi yang melawan tren karena akan berbahaya bagi transaksinya. Jika harga turun tajam, itu artinya masih besar kemungkinan market melanjutkan trend turun. Memiliki posisi buy pada kondisi ini akan sangat berbahaya. Sama halnya jika harga sedang naik tajam, akan berbahaya jika trader mengambil posisi sell, sedangkan market masih melanjutkan trend naiknya.
Dalam menghadapi situasi market yang cukup fluktuatif, seorang trader tidak boleh gegabah. Apalagi saat market sedang bergerak kencang. Trader tidak perlu terburu-buru mengambil posisi dalam situasi seperti ini jika memang tidak menemukan titik dimana harus open, lebih baik menunggu sinyal yang tepat. Setidaknya menunggu sampai pergerakan market kembali terkendali. Hal itu akan berdampak lebih baik pada hasil transaksi.
Itulah keunggulan market forex yang pergerakannya selalu terulang. Setiap trader dapat mengamati dan memprediksi kemana pergerakan selanjutnya. Tentu saja hal ini akan berdampak positif pada transaksi. Dengan menjadikannya pelajaran untuk tiap transaksi berikutnya, maka balance akan selalu meningkat setiap bulannya. Itu artinya, profit akan selalu dicapai setiap bulan.
















